Sejarah Aksara Bali dan Jenisnya Ternyata Berakar dari Aksara di India

Tim iNews.id
Aksara Bali berakar dari aksara Brahmi di India. (Foto: Dinas Kebudayaan Buleleng)

Aksara Pallawa kemudian berkembang menjadi Aksara Kawi yang digunakan sepanjang periode Hindu-Buddha Indonesia antara abad ke-8 hingga 15.

Di berbagai daerah nusantara, Aksara Kawi kemudian berkembang menjadi aksara-aksara tradisional Indonesia yang salah satunya adalah aksara Bali.

Jenis Aksara Bali

Mengutip laman Dinas Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Buleleng, Pasang Aksara Bali adalah aturan yang digunakan untuk menulis aksara Bali.

Dalam penulisannya, Aksara Bali dibagi menjadi dua, yaitu Aksara Suara dan Aksara Wianjana. Aksara Suara berjumlah 6 aksara. Sedangkan Aksara Wianjana jumlahnya 18 aksara.

Berawal dari dua aksara tersebut, Aksara Bali dibagi menjadi tiga:

1. Aksara Wreastra adalah aksara yang digunakan untuk menulis Bahasa Bali biasa, seperti menulis urak, pipil, pangeling-eling dan yang lainnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

57 tahun lalu

Mengulik Masa Kejayaan Bojonegoro di Balik Polsek Padangan Gedung Bergaya Kolonial

57 tahun lalu

Polda Bali Gerebek Markas Judi Online WNA India di Tabanan, Omzet Rp8 Miliar Per Bulan

57 tahun lalu

Daftar Marga di Maluku, Sejarah dan Identitas Sosial

57 tahun lalu

Pesona dan Sejarah Panjang Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal