Sejarah Aksara Bali dan Jenisnya Ternyata Berakar dari Aksara di India

Tim iNews.id
Aksara Bali berakar dari aksara Brahmi di India. (Foto: Dinas Kebudayaan Buleleng)

2. Aksara Swalalita adalah aksara yang digunakan untuk menulis Bahasa Kawi, Bahasa Bali Tengahan, Bahasa Sansekerta dan digunakan untuk menulis Kidung, Kakawin Parwa dan Sloka.

3. Aksara Modre adalah aksara yang digunakan untuk menulis kadiatmikan (magic), dan menulis japa mantra.

Penggunaan aksara yang digunakan dalam menulis Aksara Bali juga dibagi menjadi tiga bagian yaitu: Pangangge Suara, Pangangge Ardhasuara dan Pangangge Tengenan.
 
Pengangge Suara meliputi: Ulu, Ulu Sari, Pepet, Tedung/Tedong, Pepet Matedong, Taleng Tedong, Taleng Marepa, Taleng Marepa Tedong, Suku, Suku Ilut, Ulu Candra, dan Ulu Ricem. 

Sedangkan untuk Pengangge Asrdhasuara meliputi: Nania, Guwung, Guwung Mecelek, Gantungan la, dan Suku Kembung. 

Pangangge Tenganan meliputi: Cecek, Surang, Bisah dan Adeg-adeg. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

57 tahun lalu

Mengulik Masa Kejayaan Bojonegoro di Balik Polsek Padangan Gedung Bergaya Kolonial

57 tahun lalu

Polda Bali Gerebek Markas Judi Online WNA India di Tabanan, Omzet Rp8 Miliar Per Bulan

57 tahun lalu

Daftar Marga di Maluku, Sejarah dan Identitas Sosial

57 tahun lalu

Pesona dan Sejarah Panjang Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal