Sayangnya, saat Hendra melapor ke Polda Bali justru seolah dipingpong dan ditolak petugas, dengan alasan tidak ada tim buser yang turun ke lapangan membuka segel papan pengumuman.
"Saya tadi lapor ke Reskrimum, katanya disuruh lapor ke Polsek Denpasar Selatan karena di polda nggak ada buser yang turun," katanya.
Hendra mengungkapkan, dirinya melapor ke polisi karena mengkhawatirkan kondisi orang tua serta anaknya yang tertekan hingga trauma melihat aksi premanisme ini.