Covid-19 Varian Delta Lebih Mematikan? Guru Besar Udayana: Belum Ada Datanya

Binti Mufarida
Virus corona varian Delta dari India sudah masuk ke Indonesia. (Foto: Ilustrasi)

JAKARTA, iNews.id -  Varian baruvirus corona (Covid-19) Delta dari India sudah masuk ke Indonesia. Apakah varian baru virus corona B1617 itu lebih mematikan dari virus awalnya?

Guru Besar Universitas Udayana, I Gusti Ngurah Kade Mahardika mengatakan, hingga saat ini belum ada data yang menunjukkan bahwa varian Delta ini lebih mematikan.

“Asosiasi klinisnya memang belum ada data bahwa virus ini (varian Delta) lebih mematikan. Belum ada data,” ujar Mahardika secara virtual, Selasa (22/6/2021).

Mahardika mengatakan, varian Delta yang mengalami perubahan gen ada kemungkinan lebih infeksius atau lebih mudah menular dari orang ke orang. 

“Tapi kemudian nampaknya memang virus ini mudah menular karena ada perubahan gen, satu tempat protease virus ini yang mengalami perubahan yang kemungkinan lebih infeksius itu bahasanya, lebih menular dari orang ke orang,” katanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

57 tahun lalu

Polda Bali Gerebek Markas Judi Online WNA India di Tabanan, Omzet Rp8 Miliar Per Bulan

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal