Selanjutnya BI juga tetap menjamin uang kartal di Bali tersedia cukup memadai dan bersih ke masyarakat.
Dia juga mengatakan, BI Bali juga mendukung kebijakan dari OJK untuk menurunkan tingkat suku bunga agar meringankan debitur-debitur dengan suku bunga yang lebih baik lagi.
"Jadi, cash flow mungkin agak terganggu sehingga BI meminta ke bank bank untuk memberikan kemudahan kepada debitur, seperti memperpanjang pembayaran cicilan utang," katanya.
Menurutnya, akibat wabah virus korona kemungkinan industri pariwisata termasuk hotel akan mengalami kesulitan keuangan. Para pengusaha akan melakukan efisiensi dalam kondisi sektor pariwisata sepi karena wabah corona.
"Mereka akan melakukan berbagai cara agar bisa menutup biaya operasional," katanya.
Namun untuk besarnya kerugian belum bisa dipastikan, termasuk tingkat inflasi Yang terjadi.
"Kalau kerugian terkait COVID-19 bagi perekonomian kita, ya ini baru dua minggu di bulan Maret ya. Kita periksa inflasi month to month di bulan Februari kemarin masih kecil, 0,44 persen. Kemudian survei harga kami dua minggu terakhir dan di minggu lalu malah deflasi ya," katanya.