"Saya harus bertindak tegas kepada teman-teman karena dari pemprov, TNI dan polri, kita sedang bahu-membahu mendisiplinkan masyarakat," kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan.
Dia mengatakan, telah berkomunikasi dengan koordinator lapangan untuk membubarkan diri karena aksi tersebut rentan menjadi klaster baru penularan Covid-19.
"Tidak boleh ada kerumunan seperti ini karena sangat berbahaya," katanya.
Menurut Jansen, saat ini Pemerintah Provinsi Bali tengah bekerja keras menurunkan angka kasus positif Covid-19, dan langkah ini perlu dukungan masyarakat untuk memutus mata rantainya.
Demo atau kegiatan yang mengumpulkan massa dinilai memiliki risiko sangat tinggi menularkan virus corona.
"Polisi tidak pernah mengeluarkan izin untuk aksi demo. Kita bicarakan baik-baik dan semoga mereka mengerti," ujarnya.