HET Dicabut, DKUP Bangka Barat Harap Ketersediaan Minyak Goreng Kembali Stabil

Rizki Ramadhani
Stok minyak goreng yang tersedia di salah satu minimarket di Muntok. (Foto:iNews.id/Rizki Ramadhani)

Sedangkan untuk mekanisme penentuan harga minyak goreng akan disesuaikan dengan kondisi pasar. Hal ini tentunya akan membuat lonjakan harga dari HET sebelumnya Rp13.500, kini dapat melonjak di kisaran Rp20.000 per liter. 

"Kami memonitor harga itu mulai dari distributor, sampai di pasar kita berharap tidak terjadi kenaikan yang terlalu tinggi sehingga bisa meringankan masyarakat. Tetap kita monitor ketersediaannya, apalagi menjelang bulan Ramadhan. Kita tidak bisa melakukan pembatasan harga, karena tidak ditetapkan HET oleh pemerintah untuk minyak goreng sederhana atau premium," katanya. 

Aidi menuturkan di tengah kelangkaan minyak goreng saat ini, yang paling penting adalah ketersediaan stok minyak goreng. 

"Mudah-mudahan masyarakat bisa menerima harga pasar ini. Sebab ketersediaan barang itu yang paling penting, dari pada harga murah tapi barangnya tidak ada. Ini kebijakan pemerintah pusat, walaupun sulit bagi masyarakat untuk menyesuaikan harga tapi saya pikir kita harus menerimanya," tuturnya. 

Editor : Ikhsan Firmansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Oknum ASN Bakar Kantor Dishub Babel jadi Tersangka, Terancam Dipecat!

57 tahun lalu

Terungkap! ASN Nekat Bakar Kantor Dishub Babel gegara Sakit Hati Tak Naik Pangkat

57 tahun lalu

Detik-Detik Kecelakaan Truk Pupuk Tabrak Motor di Pangkalpinang, 3 Orang Tewas Tertindih

57 tahun lalu

Tambang Timah Ilegal di Hutan Produksi Babel Digerebek, 2 Pemilik Ditangkap

57 tahun lalu

Kecelakaan di Bangkalan, Mobil Boks Muatan Minyak Goreng Tabrak Pohong hingga Terguling

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal