KRI Parang-647 Tarik Kapal Pengungsi Rohingya, Begini Penjelasan TNI AL

Riezky Maulana
KRI Parang-647 yang menarik kapal pengungsi Rohingya di tengah laut tepatnya di 50 mil lepas pantai Meureudu, Pidie Jaya (Foto: Yohanes Tobing/Okezone)

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia memutuskan menampung pengungsi Rohingya yang terapung-apung di perairan Bireun, Aceh. Keputusan diambil karena alasan kemanusiaan mengingat sebagian besar pengungsi adalah anak-anak dan perempuan.

Untuk diketahui, kapal yang ditumpangi pengungsi Rohingya terombang-ambing di tengah laut. Dia berada di 50 mil lepas pantai Meureudu, Pidie Jaya.

Diduga, ratusan pengungsi sudah berada di lautan selama satu bulan. Penyebab kapal itu berhenti karena mesin kapal rusak.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 400 Karung Pakaian Bekas Ilegal di Perairan Batubara

57 tahun lalu

Hebat! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 3,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Makassar

57 tahun lalu

Misteri Penyebab Kematian Tamtama TNI AL, Keluarga Terkejut saat Buka Peti Jenazah

57 tahun lalu

Kematian Tamtama TNI AL Ghofirul Kasyfi Dinilai Janggal, Keluarga Desak Autopsi Jasad Korban

57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 39.000 Baby Lobster Senilai Rp1 Miliar di Bandara Juanda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal