JAKARTA, iNews.id – Serbuan kendaraan elektrifikasi dari berbagai brand mengguncang pangsa pasar mobil di Indonesia. Kondisi ini dirasakan Daihatsu.
Diketahui, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) penjualan retail mobil sepanjang Maret 2025 sebanyak 76.582 unit. Angka tersebut naik sebesar 9,6 persen dibanding Februari 2025 yang mencatatkan penjualan 69.872 unit.
Ini menjadi catatan positif bagi industri otomotif Indonesia yang sedang goyah. Namun, pangsa pasar mobil di Indonesia bergeser seiring dengan peningkatan volume kendaraan elektrifikasi (EV), yaitu mobil listrik murni berbasis baterai (BEV) dan hybrid (HEV).
Daihatsu tercatat kokoh menempati posisi kedua penjualan mobil nasional dengan raihan 13.111 unit pada Maret 2025. Namun, dibandingkan periode yang sama pada 2024 yang mencapai 17.352 unit, ini lebih rendah.
“Mobil Internal Combustion Engine (ICE) pasarnya agak sedikit berkurang. Karena EV (kendaraan elektrifikasi) adopsinya di medium-high segment semakin baik penerimaannya di Indonesia, terutama untuk second car buyer,” ujar Marketing and Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Sri Agung Handayani di Jakarta, Rabu (16/4/2025).