105.000 Unit Mobil Impor India Serbu Indonesia, Bagaimana Nasib Otomotif Dalam Negeri?

Dani M Dahwilani
Dua produsen otomotif, Tata Motors dan Mahindra & Mahindra Ltd mendapatkan pesanan fantastis 105.000 unit kendaraan dari Indonesia. (Foto: Tata)

“Sebenarnya anggota Gaikindo dan juga industri-industri pendukungnya, di antaranya industri komponen otomotif yang tergabung dalam GIAMM mempunyai kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan tersebut, namun memang diperlukan waktu yang memadai agar jumlah dan kriterianya dapat dipenuhi,” kata Putu Juli.

Dia menilai partisipasi industri dalam negeri sangat penting untuk mencegah potensi pengurangan tenaga kerja. Penurunan permintaan pasar beberapa tahun terakhir telah memberi tekanan berat pada ekosistem manufaktur nasional.

“Ini juga dapat menghindari terjadinya pengurangan tenaga kerja yang saat ini berpotensi cukup tinggi karena penurunan permintaan pasar dalam negeri selama beberapa tahun belakangan,” ujarnya.

Sorotan juga datang dari legislatif. Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia melalui Komisi VII DPR RI mengkritisi kontrak pengadaan kendaraan niaga dalam skala besar tersebut.

Mereka mempertanyakan dominasi produk impor di tengah kapasitas produksi domestik yang belum dimaksimalkan. Perdebatan pun melebar, antara percepatan program koperasi nasional dan keberlangsungan industri otomotif dalam negeri.

Kontrak 105.000 unit kendaraan dari dua produsen India itu kini menjadi simbol dilema kebijakan industri pada 2026. Di satu sisi, program Koperasi Merah Putih membutuhkan dukungan logistik cepat dan masif.

Di sisi lain, pelaku industri nasional berharap pemerintah tetap mengutamakan optimalisasi produksi dalam negeri. Keputusan ini akan menjadi penentu arah masa depan industri otomotif Indonesia, apakah menjadi tuan rumah di negeri sendiri atau sekadar pasar empuk bagi produk impor.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Deretan Mobil Terlaris di Indonesia April 2026, Nomor 1 Kendaraan Operasional MBG

57 tahun lalu

Penjualan Mobil April 2026 Meledak Tembus 80 Ribuan Unit, Ini 10 Merek Terlaris di Indonesia

57 tahun lalu

Heboh! Lamborghini Jadi Kendaraan Niaga Bebas dari Pajak Mobil Mewah

57 tahun lalu

Merek Mobil Terlaris di Indonesia Maret 2026, Brand Jepang Masih Mendominasi 5 Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal