JAKARTA, iNews.id – Gelombang kendaraan niaga asal India siap membanjiri Indonesia. Dua produsen otomotif, Tata Motors dan Mahindra & Mahindra Ltd mendapatkan pesanan fantastis 105.000 unit kendaraan untuk proyek Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bersama PT Agrinas Pangan Nusantara.
Kesepakatan jumbo ini diumumkan melalui pernyataan resmi masing-masing perusahaan pada awal Februari 2026. Nilai kontrak yang mencapai Rp24,66 triliun langsung memantik sorotan tajam dari pelaku industri otomotif nasional.
Mahindra memastikan komitmen memasok 35.000 unit Scorpio Pik Up sepanjang 2026. Sementara Tata Motors meneken perjanjian pengiriman 70.000 unit kendaraan niaga yang terdiri atas 35.000 unit Yodha pick-up dan 35.000 unit truk ringan Ultra T.7 melalui anak usahanya, PT Tata Motors Distribusi Indonesia.
Langkah impor dalam jumlah raksasa ini terjadi di tengah kondisi pasar otomotif domestik yang belum sepenuhnya pulih. Situasi tersebut memunculkan tanda tanya besar tentang keberpihakan pada industri dalam negeri.
Dalam kemitraan strategis itu, Mahindra menggandeng Agrinas Pangan Nusantara untuk menopang operasional koperasi desa. Scorpio Pik Up disiapkan menjadi tulang punggung distribusi hasil pertanian dari petani menuju pasar.