Rugikan Konsumen dan Produsen Otomotif, Asosiasi Pelumas Perangi Oli Palsu

Dani M Dahwilani
Asosiasi Pelumas Indonesia (Aspelindo) mengungkapkan peredaran pelumas alias oli palsu sangat meresahkan karena menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat. (Foto: iNews.id)

Dia menyebutkan untuk mengatasi kasus tersebut diperlukan kerja sama. Jika dibiarkan dapat merugikan banyak pihak, termasuk bengkel. 

"Bila menggunakan oli palsu dalam jangka panjang, konsumen tidak akan percaya pada kita. Di sini bengkel dapat membantu memberikan informasi oli palsu. Saat ini, jumlah bengkel di Indonesia ada sekitar 400 ribu dan mempekerjakan lebih dari 2 juta orang," ujar Hermas.

Kasubdit 1 Kombes P1 Bareskrim Polri, Indra Lutrinto Amstono mengatakan, dalam penanganan kasus pelumas palsu pihaknya bertindak berdasarkan laporan atau pengaduan pihak yang dirugikan. Terbaru, polisi berhasil membongkar tempat produksi oli palsu di kawasan Gresik dan Sidoarjo, Jawa Timur.

"Mereka memiliki jaringan besar. Bahkan, mereka memiliki sembilan gudang sebagai tempat produksi. Tersangka yang kami amankan ada lima orang dan akan kami kembangkan hingga ke distributor-distributor di bawahnya," kata Indra.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
19 jam lalu

Teknologi Terus Berubah, Valvoline Fokus Kembangkan Pelumas Kendaraan Selama 160 Tahun

1 bulan lalu

Ipone Kembangkan Oli Motor Sport 2 Tak, Unik Berwangi Stroberi

2 bulan lalu

Kembangkan Oli Performa Tinggi dan Mobil Hybrid, Motul Gandeng Toyota Gazoo Racing

2 bulan lalu

Harga Oli Mobil dan Motor Bisa Terus Naik, Produsen Mulai Kencangkan Ikat Pinggang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal