Meski begitu, LPDP akan mengimbau Dwi agar lebih bijak menggunakan media sosial dan memahami bahwa penerima beasiswa LPDP mempunyai kewajiban kebangsaan untuk mengabdi kepada negeri.
“LPDP akan tetap berupaya melakukan komunikasi dengan Saudari DS untuk mengimbau agar yang bersangkutan dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial, memperhatikan sensitivitas publik, serta memahamkan kembali penerima beasiswa LPDP mempunyai kewajiban kebangsaan untuk mengabdi kepada negeri,” tulisnya.
Sebelumnya, Dwi viral usai ia mengunggah video dokumen paspor milik sang anak. Ia bahkan berucap cukup dirinya saja yang berkewarganegaraan Indonesia dan jangan anaknya.