Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : LPDP bakal Panggil Suami Alumnus yang Pamer Paspor Inggris Sang Anak
Advertisement . Scroll to see content

Alumnus LPDP Minta Maaf usai Pamer Sang Anak Dapat Paspor Inggris

Sabtu, 21 Februari 2026 - 09:00:00 WIB
Alumnus LPDP Minta Maaf usai Pamer Sang Anak Dapat Paspor Inggris
Alumnus beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas. (Foto IG Dwi Sasetyaningtyas)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Alumnus beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Dwi Sasetyaningtyas, meminta maaf usai mengunggah momen anaknya memperoleh paspor Inggris. Ia bahkan menyebut cukup dirinya saja yang menjadi WNI dan tidak perlu anak-anaknya.

“Sehubungan dengan unggahan saya sebelumnya yang memuat kalimat "cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan", dengan ini saya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh
masyarakat yang merasa tersakiti, tersinggung, maupun tidak nyaman atas pernyataan tersebut,” tulisnya di Instagram dikutip Sabtu (21/2/2026).

Menurutnya, pernyataan tersebut keluar akibat rasa kecewa, lelah, dan frustrasi sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Meski begitu, ia mengaku tak seharusnya melakukan perbuatan tersebut.

“Saya menyadari sepenuhnya bahwa kalimat tersebut kurang tepat dan dapat dimaknai sebagai bentuk perendahan terhadap identitas sebagai Warga Negara
Indonesia,” ujar dia.

Dwi pun mengaku bersalah atas segala perkataan yang ia sampaikan. Ia akan bertanggung jawab atas segala risiko yang terjadi.

“Melalui pernyataan ini, saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa
tersakiti serta atas kegaduhan yang terjadi,” kata Dwi.

Tak lupa ia berjanji akan menjadi pribadi yang lebih baik dengan menerima kritik dan masukan, serta akan lebih bijaksana dan empati.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut