Blak-blakan, Trump Pertimbangkan Serangan Terbatas ke Iran
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempertimbangkan serangan militer terbatas terhadap Iran jika kesepakatan program nuklir tidak tercapai. AS dan Iran telah melakukan dua putaran perundingan nuklir, namun hingga kini belum ada tanda-tanda menuju kesepakatan.
"Yang bisa saya sampaikan, saya sedang mempertimbangkannya," kata Trump, saat ditanya jurnalis apakah dia mempertimbangkan serangan ke Iran jika kesepakatan tidak tercapai, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (21/2/2026).
Pernyataan itu disampaikan ketika Iran memberi sinyal segera menyerahkan rancangan program nuklir kepada AS.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan kepada MSNBC, Teheran sedang menyiapkan rancangan proposal untuk pembicaraan nuklir.
Terungkap! Serang Iran, AS Bakal Incar Tokoh Berpengaruh
"Langkah selanjutnya bagi saya adalah menyampaikan rancangan kesepakatan kepada rekan-rekan saya di AS. Saya percaya dalam 2 atau 3 hari ke depan akan siap, dan setelah konfirmasi akhir oleh pimpinan saya, itu akan diserahkan," kata Araghchi.
Dia menambahkan, perundingan nuklir dengan AS bertujuan untuk mencapai kesepakatan segera yang memuaskan kedua pihak. Araghchi juga membantah klaim ultimatum dari Teheran terhadap Washington.
AS Siapkan Kapal Induk USS Gerald Ford Lindungi Israel dari Serangan Iran