Terdakwa Pemerasan K3 Ngaku Banyak Terima Surat Kaleng, Keluhkan Marak Pungli

Nur Khabibi
Mantan Dirjen Binwasnaker dan K3 Kemnaker, Fahrurozi. (Foto: Nur Khabibi)

JAKARTA, iNews.id - Mantan Dirjen Binwasnaker dan K3 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Fahrurozi mengaku pihaknya banyak menerima surat anonim atau surat kaleng yang mengeluhkan maraknya pungutan liar (pungli). 

Hal ini disampaikan Fahrurozi saat diperiksa sebagai terdakwa dalam sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan sertifikasi K3 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (7/5/2026). 

Awalnya, Fahrurozi mengakui dirinya menerima uang 'terima kasih' dari Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3). Uang tersebut diterima dari Hery Sutanto selaku Direktur Bina Kelembagaan tahun 2021-Februari 2025.

"Total Rp100 juta?," tanya Jaksa. 

"Betul," jawab Fahrurozi. 

Awalnya, dia mengaku tidak menanyakan asal-usul uang tersebut. Fahrurozi kemudian mulai curiga saat pihaknya menerima sejumlah surat kaleng. 

"Surat kaleng itu pada intinya adalah di dalam proses ya, di dalam proses sertifikasi itu ada anggota kita, oknum-oknum kita yang meminta uang. Intinya seperti itu," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

Sidang Kasus Pemerasan K3 Kemnaker Ditunda, 2 Terdakwa Minta Waktu Pelajari BAP

Nasional
19 hari lalu

Bobby Sultan Kemnaker Akui Punya 3 NIK dalam Sidang Kasus Pemerasan K3

Nasional
19 hari lalu

Beli 37 Kendaraan, Bobby Sultan Kemnaker Akui dari Hasil Pemerasan K3

Nasional
20 hari lalu

Eks Wamenaker Noel Tolak Jadi Saksi di Sidang Kasus Pemerasan Sertifikasi K3

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal