Siapkan Materi Khutbah Jumat, Kemenag Minta Masyarakat Tak Paranoid

Fahreza Rizky
Khatib menyampaikan khutbah dalam rangkaian ibadah shalat Jumat di Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh, Aceh Barat, Jumat (15/2/2019).(Foto: Antara/Teuku Dedi Iskandar)

JAKARTA, iNews.id -Kementerian Agama (Kemenag) menyusun materi khutbah salat Jumat agar pemahaman Islam di Indonesia menjadi moderat. Namun, materi tersebut bersifat opsional dan tak wajib digunakan.

Staf Khusus Menag, Kevin Haikal mengatakan penyusunan naskah khutbah Jumat semata-mata ditujukan untuk memperkaya khazanah bagi para khatib.

"Bukan menunjukkan ketakutan berlebihan atau paranoid, apalagi dianggap sebagai bentuk ketidakpercayaan kepada para ulama, kiai atau habaib. Penyusunan naskah khutbah ini pun melibatkan mereka, para ulama, kiai, dan habaib,” ujar Kevin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/11/2020).

Menurut Kevin, naskah khutbah Jumat disusun untuk menjadi referensi tambahan bagi para khatib, utamanya bagi mereka yang membutuhkan. Sifatnya alternatif, sehingga tidak ada keharusan menggunakannya.

Hal ini penting ditegaskan lagi, karena memang ada beberapa negara, seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab yang mengatur ketat materi ceramah yang disampaikan khatib. Bahkan, teksnya juga disediakan pemerintah setempat.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cetak Sejarah Baru, Kemenag Lantik 15 Perempuan jadi Kepala KUA

57 tahun lalu

Kick off Pesparawi 2026, Menag Nasaruddin: Harmoni Indonesia Kuat karena Perbedaan

57 tahun lalu

Menag Tegaskan Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Tak Boleh Terulang

57 tahun lalu

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Simak Jadwal Sidang Isbat Kemenag

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal