Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Idul Adha 1447 H, Ditjen Pendis Kemenag Tebar 1.200 Paket Kurban dan Santuni Anak Yatim
Advertisement . Scroll to see content

Tembus 2 Juta Ekor, Perputaran Ekonomi Hewan Kurban Idul Adha Capai Rp18,28 Triliun

Jumat, 05 Juni 2026 - 15:54:00 WIB
Tembus 2 Juta Ekor, Perputaran Ekonomi Hewan Kurban Idul Adha Capai Rp18,28 Triliun
Jumlah hewan kurban IduLA dha 1447 H di seluruh Indonesia mencapai 2 juta ekor dengan nilai ekonomi hingga Rp18 triliun. (Foto: Kemenag)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Pelaksanaan ibadah kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di masjid-masjid seluruh Indonesia mencatatkan angka yang sangat signifikan.

Berdasarkan data terbaru dari Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, jumlah total hewan kurban yang tersebar di tanah air mencapai 2.032.753 ekor. Komposisi tersebut terdiri atas 676.866 ekor sapi dan 1.355.887 ekor kambing. 

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, mengungkapkan bahwa data ini menjadi bukti nyata tingginya tingkat partisipasi masyarakat muslim dalam beribadah. Langkah ini sekaligus memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial yang menjadi esensi utama dari perayaan Idul Adha. 

“Pelaksanaan kurban tahun ini menunjukkan partisipasi umat Islam yang sangat baik. Lebih dari dua juta hewan kurban tersebar di berbagai masjid di Indonesia. Ini bukan hanya bentuk ketaatan dalam beribadah, tetapi juga wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama,” ujar Arsad Hidayat di Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Arsad menilai, ibadah kurban memiliki multiplier effect yang besar di sektor sosial lantaran mampu menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan dalam mengakses konsumsi protein hewani. 
Karena itu, Idul Adha tidak boleh sekadar dimaknai sebagai ritual keagamaan semata, melainkan juga momentum memperkuat solidaritas dan pemerataan kesejahteraan. 

Tak hanya berdampak masif pada sektor sosial, dimensi ekonomi dari pelaksanaan kurban tahun ini juga bernilai sangat fantastis. Merujuk pada estimasi standar harga kurban yang dirilis oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yakni, Rp21 juta per ekor sapi dan Rp3 juta per ekor kambing, maka nilai perputaran ekonomi dari dua juta lebih hewan kurban tersebut diperkirakan menembus Rp18,28 triliun.

Jika dibedah, sumbangsih nilai ekonomi dari sektor sapi kurban diperkirakan menyentuh angka Rp14,21 triliun. Sementara itu, untuk komoditas kambing kurban andilnya berada di kisaran Rp4,07 triliun. 

Grafik angka ini menegaskan bahwa ibadah tahunan umat Islam ini sukses menggerakkan roda perekonomian rakyat, mulai dari lingkar peternak, pedagang hewan, hingga simpul distribusi daging. 

Berdasarkan perhitungan matematis Baznas, rata-rata bobot sapi kurban berkisar antara 220–250 kilogram, sedangkan kambing berada di angka 27–29 kilogram. Dengan asumsi raihan karkas sekitar 50 persen untuk sapi dan 45 persen untuk kambing, pasokan hewan kurban tahun ini diproyeksikan menghasilkan sedikitnya 96,27 ribu ton daging dan karkas segar siap konsumsi untuk dibagikan ke masyarakat luas. 

Fenomena ini kian memperkukuh peran strategis masjid sebagai episentrum pemberdayaan ekonomi sekaligus jaminan sosial bagi umat. Melalui manajemen distribusi daging yang rapi, masjid menjelma menjadi pusat pelayanan dan kepedulian nyata yang dampaknya langsung dirasakan publik. 

Arsad turut menyampaikan pesan khusus dari Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar. Menag menekankan bahwa Idul Adha merupakan momentum bulan berbagi yang sangat identik. 

“Idul Adha ini sebetulnya identik dengan bulan berbagi. Kita berharap melalui momentum ini, semua orang bisa mencicipi gizi hewani, baik melalui jalur ibadah kurban maupun skema bantuan sosial seperti yang kita lakukan,” kata Menag Nasaruddin Umar dalam pesannya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut