SETARA Institute Minta KPK Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus: Pelimpahan ke Kejagung Jeruk Makan Jeruk

Tim iNews.id
Mantan Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. (Foto: Arif Julianto)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi menyoroti kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Dia menilai pelimpahan penanganan perkara dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri ke Kejaksaan Agung (Kejagung) tidak masuk akal. 

Hendardi mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menjalankan fungsi supervisinya terhadap perkara tersebut. Menurut dia, akan sulit menjaga objektivitas apabila kasus yang diduga melibatkan mantan pimpinan bidang pidana khusus Kejagung justru ditangani oleh institusi yang sama.

"Hal itu tidak masuk akal. Ini adalah 'jeruk makan jeruk', yang mana institusi Kejaksaan Agung diminta mengadili dirinya sendiri," ujar Hendardi dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/7/2026).

Dia mengatakan perkara tersebut menjadi ujian besar bagi integritas sistem penegakan hukum di Indonesia. Menurutnya, perkara itu menyangkut kredibilitas institusi penegak hukum dan independensi proses peradilan.

"Di tengah munculnya dugaan intervensi militer, tarik-menarik antar-aparat penegak hukum, hingga manuver politik di DPR, negara harus mengembalikan penanganan perkara ini pada satu prinsip fundamental: supremasi hukum dan keadilan harus tetap tegak," tegas dia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Dilimpahkan ke Kejagung, Ini Reaksi KPK

57 tahun lalu

PDIP-PAN Desak Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dihukum Berat: Kalau Bisa Hukuman Mati

57 tahun lalu

Kejagung Pastikan Eks Jampidsus Febrie Diproses Etik usai Jadi Tersangka Korupsi

57 tahun lalu

Komisi III DPR Minta Kejagung Bentuk Tim Independen Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal