Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Yuk Pahami!

Simon Iqbal Fahlevi
Sejarah pemilu di Indonesia. (Foto: Istimewa)

Di posisi kedua, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan 44,50 persen suara. Sementara itu, PDIP juga kembali menduduki peringkat pertama dengan perolehan 19,33 persen suara. Diikuti oleh Gerindra (12,57 persen suara) dan Golkar (12,31 persen suara) di posisi kedua dan ketiga.

Agenda pemilu selanjutnya akan berlangsung pada tahun 2024. Masyarakat Indonesia akan menggunakan hak suara memilihnya dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Tiga pasang calon presiden (capres) dan wakil calon presiden (cawapres) telah mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sejak 19-25 Oktober 2023.

Tiga pasangan capres dan cawapres di antaranya Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar; Ganjar Pranowo-Mahfud MD; dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Editor : Johnny Johan Sompotan
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

DPR Akui Draf Revisi UU Pemilu Masih Alot, Sejumlah Isu Belum Ada Titik Temu

Nasional
4 hari lalu

Perindo Desak Revisi UU Pemilu, PT Tinggi Dinilai Hanguskan Jutaan Suara Rakyat

Nasional
4 hari lalu

Sekjen Perindo Dorong Ambang Batas Parlemen 1 Persen agar Pemilu Lebih Proporsional

Nasional
4 hari lalu

Guru Besar UGM: Ambang Batas Parlemen yang Tinggi Rusak Sistem Pemilu Proporsional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal