JAKARTA, iNews.id - Kolaborasi Universitas Tarumanagara (Untar) dan Universitas Udayana (Unud) dalam rangka membina dan mendampingi para pelaku UMKMpenyandang disabilitas, disambut antusias. Sebagai bentuk implementasi kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali, Untar bersama Unud mengadakan kegiatan bersama mengembangkan lebih dari 100 pelaku UMKM.
Diawali dengan kegiatan Seminar bertema “Pentingnya Peran UMKM dalam Mendorong Industri Pariwisata” pada Jumat, 21 Oktober 2022 lalu di kampus Unud, kegiatan bersama ini dilanjutkan dengan melakukan pendampingan secara intensif melalui coaching clinic online maupun offline terkait bidang keahlian yang dimiliki dunia kampus.
"Keahlian para dosen dan mahasiswa di bidang keuangan, pemasaran, komunikasi, desain, dan teknologi, diharapkan mampu untuk mendukung pengembangan usaha mereka," kata Rektor pada acara pembukaan.
Ketua Inkubator Bisnis Unud Dr drh DN Dewi Indira Laksmi, M.Biomed mengatakan, bahwa pandemi Covid-19 mengakibatkan industri pariwisata di Bali mengalami mati suri, bahkan lumpuh, yaitu mengalami anjlok hingga -12,32 persen pada kuartal ketiga.
“Tapi pada kenyataannya, di masa pandemi, UMKM justru menjadi penggerak utama ekonomi negara yang dengan cepat melakukan adaptasi atas perubahan teknologi, khususnya dalam bertransaksi. Kolaborasi bersama Unud ini diharapkan dapat memberikan jalan keluar bagi pelaku UMKM di Bali, khususnya para penyandang disabilitas,” tutur Rektor Untar Prof Dr Ir Agustinus Purna Irawan, M.T., M.M., I.P.U., ASEAN Eng.