JAKARTA, iNews.id - Gugatan perdata melalui mekanisme citizen lawsuit yang diajukan sejumlah purnawirawan TNI terhadap Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menuai kritik.
Gugatan itu dipicu kekecewaan atas penanganan kasus dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada klaster kedua yang menetapkan Roy Suryo Cs sebagai tersangka.
Mantan Karowassidik Bareskrim Polri, Irjen Pol (Purn) Ricky Herbert Parulian Sitohang menilai, langkah tersebut bermasalah dari sisi kedudukan hukum hingga pemilihan jalur gugatan.
Menurutnya, terdapat dua poin utama yang perlu dicermati dalam gugatan tersebut. Pertama, dia menyebut bahwa para purnawirawan TNI yang menggugat tidak mewakili keseluruhan purnawirawan.
“Bahwa apa yang dilakukan oleh beliau-beliau ini, purnawirawan TNI, bukan mewakili seluruh purnawirawan,” ucap Ricky Sitohang saat menjadi narasumber dalam Seminar Nasional “Masa Depan Penegakan Hukum Indonesia: Antara Kepastian, Keadilan dan Kemanusiaan” di el Hotel Jakarta, Senin (6/4/2026).