Prabowo Terbitkan Perpres Baru, Peran Indonesia di UNESCO bakal Makin Kuat

Binti Mufarida
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres)

KNIU akan menjadi ujung tombak koordinasi berbagai program UNESCO di Indonesia, mulai dari sektor pendidikan, ilmu pengetahuan, kebudayaan hingga komunikasi dan informasi.

Dalam Pasal 3 disebutkan, komisi tersebut memiliki tugas melaksanakan fasilitasi, koordinasi, sinergi, dan sinkronisasi secara lintas sektoral dalam pengembangan program-program UNESCO.

Tak hanya itu, KNIU juga memiliki fungsi strategis mulai dari pemetaan dan perencanaan program, penyusunan strategi nasional, fasilitasi kerja sama internasional, hingga pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program UNESCO di Indonesia.

Perpres ini juga mengatur struktur organisasi baru KNIU yang terdiri atas pengarah, ketua, anggota, kelompok kerja, dan sekretariat.

Menariknya, Menteri yang membidangi urusan kebudayaan ditunjuk sebagai Ketua KNIU. Posisi ini dinilai strategis mengingat banyak program UNESCO yang berkaitan dengan pelestarian budaya, warisan dunia, hingga pengembangan industri budaya nasional.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Teken Perpres Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO

57 tahun lalu

Tradisi Buka Bersama Diakui UNESCO, Muhammadiyah: Bukti Islam Menginspirasi Kebudayaan Dunia

57 tahun lalu

Budaya Tempe Goes to UNESCO, Jadi Warisan Kebudayaan Indonesia

57 tahun lalu

Prabowo Terbitkan Perpres Baru Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Ini Isi Lengkapnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal