Pembina Petisi Ahli: Ketidakadilan dan Tebang Pilih Masih Dirasakan Para Pencari Keadilan

Yuwantoro Winduajie
Pembina Petisi Ahli, Komjen (Purn) Ito Sumardi (foto: Yuwantoro Winduajie)

JAKARTA, iNews.id - Pembina Perkumpulan Praktisi Hukum dan Ahli Hukum Indonesia (Petisi Ahli) Komjen (Purn) Ito Sumardi, mengungkap realitas penegakan hukum di Indonesia yang masih diwarnai kritik dari masyarakat. Mulai dari kesan tebang pilih hingga proses hukum yang panjang dan mahal.

Hal itu disampaikannya dalam seminar nasional bertema 'Masa Depan Penegakan Hukum Indonesia' di Jakarta, Senin (6/4/2026). Ito menyebut persepsi publik terhadap penegakan hukum masih bercampur antara apresiasi dan kekecewaan.

"Ada tren kepercayaan yang membaik terhadap lembaga hukum, tetapi keluhan soal ketidakadilan, tebang pilih, dan impunitas tetap masih kuat dirasakan dari para warga pencari keadilan," ujarnya.

Dia memaparkan sejumlah keluhan utama masyarakat terhadap penegakan hukum. Keluhan utama masyarakat yang dapat diamati adalah adanya kesan tebang pilih.

Masyarakat melihat kasus yang menyentuh tokoh kuat atau berkaitan dengan kepentingan politik sering berjalan lebih lambat atau berakhir dengan hukuman yang lebih lebih ringan dibandingkan perkara yang melibatkan rakyat biasa.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Listrik di Sumatra Padam, Petisi Ahli: Harus Ada Kompensasi ke Masyarakat Terdampak

57 tahun lalu

Suasana Perkantoran di Jalan Hayam Wuruk Jakbar Dijaga Ketat Puluhan Brimob, terkait Kasus Judol

57 tahun lalu

Eks Kabareskrim Respons Eks Wakapolri soal RJ Kasus Ijazah Jokowi

57 tahun lalu

Menhut Ungkap Angka Karhutla Turun, Penegakan Hukum Diperkuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal