Ngabalin Sebut Busyro Muqoddas Berotak Sungsang, Kenapa?

Fahreza Rizky
Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin. (Foto iNews.id).

JAKARTA, iNews.id - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, menyebut Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Busyro Muqoddas berotak sungsang karena mengkritik Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) KPK. TWK digelar untuk keperluan alih status pegawai menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN)

Sebanyak 75 orang dinonaktifkan karena tak lulus tes ini, salah satunya penyidik senior Novel Baswedan.

Melalui akun Instagramnya, Ngabalin menyebut Busyro Muqoddas berotak sungsang sambil melampirkan tangkapan layar berita online.

"Otak-otak sungsang seperti Busyro Muqoddas ini merugikan Persyarikatan. Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah dan pendidikan umat yang kuat dan berwibawa kenapa harus tercemar oleh manusia prejudice seperti ini. Cocoknya Mas Busyro membuat LSM antikorupsi atau masuk parpol sekalian. Rasanya Anda tidak cocok menjadi pimpinan Muhammadiyah," ucap Ngabalin dikutip dari akun Instagramnya, Jumat (14/5/2021).

Sejumlah netizen turut berkomentar di unggahan Ngabalin. Mereka terbelah dalam menyikapi pernyataan politikus Golkar ini.

Pemilik akun @afarid**** misalnya, ia lebih percaya integritas Busyro Muqoddas ketimbang Ngabalin dalam memperkuat kelembagaan KPK. "Maaf kami lebih percaya dengan integritas Pak Busyro. Tidak bisa diragukan lagi," ucapnya.

Sementara itu, pemilik akun @pujo.me** berkomentar, "saya bingung kenapa Presiden yang disalahkan. Yang sabar Pak Presiden semoga sehat selalu. Semoga kandru2 kena karmanya," demikian pernyataan netizen tersebut.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK Sita Uang Rp200 Juta hingga Mobil Pajero dalam OTT BPK, Ini Penampakannya

57 tahun lalu

KPK: Bupati Muara Enim Diduga Suap Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit BPK

57 tahun lalu

Breaking News: KPK Tetapkan 5 Tersangka terkait OTT BPK, Termasuk Bupati Muara Enim Edison

57 tahun lalu

Bupati Muara Enim Edison kembali Jadi Tersangka Buntut OTT BPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal