Nama Agoes Ali Ayah Gus Muhdlor Muncul di Dakwaan Gazalba Saleh, Ini Kata KPK

Nur Khabibi
Gedung KPK (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi soal munculnya nama ayah Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, yakni Agoes Ali Masyhuri dalam dakwaan Hakim Agung Gazalba Saleh. KPK menyatakan memegang asas praduga tak bersalah.

Dalam dakwaan Gazalba Saleh itu, Agoes Ali Masyhuri disebut-sebut sebagai makelar kasus (markus). Terkait hal itu, Wakil Ketua KPK Johanis Tanak menyatakan pihaknya tak bisa serta merta menyebut Agoes Ali sebagai markus. 

"Kita harus memegang asas dalam hukum acara presumption of innocence, iya kan. Kita tidak bisa serta merta mengatakan ayahnya (Muhdlor Ali) itu markus, sementara kita belum punya bukti," kata Tanak, Selasa (7/5/2024). 

Tanak melanjutkan, pihaknya akan mengambil tindakan jika ke depan ditemukan adanya bukti keterlibatan Agoes Ali. Namun, KPK hanya akan mengurus perkara jika ditemukan dugaan tindak pidana korupsi. 

"Kalau tidak dalam konteks perkara korupsi tentunya kita tidak juga lakukan, ada aparat hukum yang lain yang bisa menangani, saya kira begitu," ujarnya.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mendakwa Hakim Agung nonaktif, Gazalba Saleh menerima gratifikasi dan melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU). 

Dalam dakwaan kesatu, Jaksa KPK mengungkapkan ada peran dari ayah Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali yakni Agoes Ali Masyhuri. 

Agoes Ali diduga menghubungkan pihak berperkara yaitu pemilik UD Logam Jaya, Jawahirul Fuad dengan penegak hukum. Pada 2017 Jawahirul mengalami permasalahan hukum terkait pengelolaan limbah B3 tanpa izin.

Atas kasus tersebut, Pengadilan Negeri Jombang memvonis Fuad dengan hukuman satu tahun penjara. Banding yang diajukan Fuad di Pengadilan Tinggi Surabaya pun tak membuahkan hasil.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
1 jam lalu

KPK Lelang Barang Rampasan Korupsi, Raup Rp10,9 Miliar

Nasional
16 jam lalu

Eks Sekretaris MA Nurhadi Bantah Terima Gratifikasi dan TPPU, Siap Diazab Allah jika Berdusta

Nasional
19 jam lalu

KPK Minta Maaf usai Bikin Gaduh Pengalihan Tahanan Rumah Yaqut, Bantah Sembunyi-Sembunyi

Nasional
21 jam lalu

KPK Dapat Info ASN Pakai Mobil Dinas saat Lebaran, Minta Kepala Daerah Evaluasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal