KPK Sebut Imam Nahrawi Tak Kooperatif selama Persidangan

Riezky Maulana
Imam Nahrawi (Antara)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasam Korupsi (KPK) menilai mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi tidak bersikap kooperatif selama menjalani persidangan. Imam sendiri telah divonis 7 tahun penjara dan denda Rp400 juta subsider 3 bulan terkait kasus suap dana hibah Kemenpora pada KONI. 

Plaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, Imam tidak kooperatif terkait dugaan adanya pihak lain yang turun menikmati uang panas sebesar Rp11,5 miliar.

"Berdasarkan informasi dari JPU yang menyidangkan perkaranya, terdakwa Imam Nahrawi tidak kooperatif soal penerimaan uang dan pengetahuan mengenai dugaan pihak-pihak lain yang menerima sejumlah uang," ucap Ali kepada wartawan, Rabu (1/7/2020). 

Ali menuturkan, Imam telah dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi berupa suap berdasarkan putusan majelis hakim. Menurutnya, hal itu juga diperkuat dengan bukti permulaan yang cukup.

"Perkara ini kan sudah diputus majelis hakim dan terdakwa dinyatakan bersalah. Tentu karena sejak awal penyidikan, sudah ada alat bukti yang cukup," katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Korupsi Ekspor Limbah Sawit, Segera Disidang

57 tahun lalu

Polri Sita Dokumen usai Geledah Kantor Wika terkait Kasus Korupsi Pabrik Gula

57 tahun lalu

Nadiem Makarim Sedih Jaksa Tolak Pleidoinya: Fakta-Fakta Persidangan Diabaikan

57 tahun lalu

Polri Geledah Kantor Wika terkait Kasus Dugaan Korupsi Pabrik Gula

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal