Klarifikasi Rifaldy Fajar, Peneliti Indonesia yang Dituduh Tipu Forum Ilmiah Dunia Lewat Riset Palsu

Muhammad Sukardi
Peneliti Rifaldy Fajar sampaikan klarifikasi usai dituduh lakukan penipuan di forum riset dunia. (Foto: Instagram)

Dia mengaku khawatir akun tersebut nantinya disalahgunakan oleh pihak tertentu. Kondisi tersebut disebut membuat timnya mengalami tekanan mental yang cukup berat.

"Kami juga tidak mengetahui apabila nantinya akun tersebut disalahgunakan oleh pihak tertentu. Kondisi ini tentu membuat kami sangat terpukul dan tertekan secara mental," sambungnya.

Rifaldy juga menyayangkan karena menurutnya belum ada upaya tabayyun atau klarifikasi langsung kepada pihaknya sebelum informasi tersebut viral di media sosial.

Di akhir pernyataannya, Rifaldy meminta publik untuk menyikapi persoalan tersebut dengan lebih bijak dan tidak melakukan serangan personal.

"Kami mohon kepada semua pihak untuk dapat menyikapi persoalan ini dengan lebih bijak, tidak melakukan serangan personal, dan tidak menggiring kebencian yang dapat merugikan pihak lain secara mental maupun privasi," tutup pernyataan tersebut.

Sebelumnya, dunia akademik internasional dihebohkan dengan dugaan pemalsuan penelitian dalam konferensi ISPPD 2026 di Denmark. Sejumlah peserta asal Indonesia dituding melakukan presentasi menggunakan identitas berbeda serta mempresentasikan riset yang diduga palsu dan dibuat menggunakan AI.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari penyelenggara konferensi maupun otoritas terkait mengenai hasil investigasi dugaan pelanggaran etik ilmiah tersebut.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Peneliti Indonesia Diduga Tipu Forum Ilmiah Dunia dengan Riset Palsu, Ini Modusnya!

57 tahun lalu

Inspiratif! Peneliti Ini Raih Gelar Doktor ITB di Usia 62 Tahun

57 tahun lalu

Sungai Jakarta Dikuasai Ikan Sapu-Sapu, Ini Kata Peneliti BRIN!

57 tahun lalu

Detik-Detik Munculnya Benda Bercahaya di Langit Lampung Diungkap Peneliti, Faktanya Mengejutkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal