Klarifikasi Rifaldy Fajar, Peneliti Indonesia yang Dituduh Tipu Forum Ilmiah Dunia Lewat Riset Palsu

Muhammad Sukardi
Peneliti Rifaldy Fajar sampaikan klarifikasi usai dituduh lakukan penipuan di forum riset dunia. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Nama Rifaldy Fajar menjadi sorotan publik usai dirinya disebut dalam dugaan kasus pemalsuan riset dan identitas dalam konferensi International Symposium on Pneumococci and Pneumococcal Diseases (ISPPD) 2026 di Kopenhagen, Denmark.

Kasus tersebut viral di media sosial setelah muncul tudingan adanya sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang diduga mempresentasikan penelitian palsu di forum ilmiah internasional dengan menggunakan identitas berbeda hingga data penelitian yang disebut hasil fabrikasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Di tengah ramainya perbincangan publik, beredar pernyataan klarifikasi yang diklaim berasal dari Rifaldy Fajar. Dalam pernyataannya, Rifaldy menyebut tudingan yang diarahkan kepada dirinya dan tim tidak sepenuhnya benar. 

Dia juga menyayangkan belum adanya upaya klarifikasi langsung sebelum isu tersebut menyebar luas ke publik. Lantas, seperti apa klarifikasinya? Simak beritanya sampai selesai. 

Klarifikasi Rifaldy Fajar, Peneliti Indonesia Diduga Tipu Forum Ilmiah Dunia dengan Riset Palsu

"Assalamualaikum teman-teman semua, saya Rifaldy, yang mewakili teman-teman tim yang saat ini sedang berkaitan dengan informasi yang tengah viral," tulis pernyataan tersebut, dikutip Rabu (27/5/2026).

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Peneliti Indonesia Diduga Tipu Forum Ilmiah Dunia dengan Riset Palsu, Ini Modusnya!

57 tahun lalu

Inspiratif! Peneliti Ini Raih Gelar Doktor ITB di Usia 62 Tahun

57 tahun lalu

Sungai Jakarta Dikuasai Ikan Sapu-Sapu, Ini Kata Peneliti BRIN!

57 tahun lalu

Detik-Detik Munculnya Benda Bercahaya di Langit Lampung Diungkap Peneliti, Faktanya Mengejutkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal