Kisah Ibu asal Bogor Bersyukur Anaknya Bisa Cuci Darah, Layanan BPJS PBI Tetap Aktif

Tim iNews.id
Seorang ibu bernama Siti Hariati bersyukur kepesertaan BPJS Kesehatan PBI tetap aktif sehingga anaknya tetap bisa menjalani cuci darah dua kali sepekan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Di balik ruang hemodialisis Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, tersimpan kisah keteguhan seorang ibu bernama Siti Hariati (36), warga Bogor, Jawa Barat, yang setia mendampingi putranya menjalani cuci darah dua kali sepekan.

Anak semata wayangnya yang kini berusia 15 tahun itu telah berjuang melawan penyakit ginjal sejak duduk di bangku kelas 6 SD, tepatnya di usia 11 tahun. Awalnya, kondisi sang anak kerap dianggap biasa karena sejak kecil memang sering mengalami batuk, pilek, dan demam.

“Dari umur 11 tahun, cuman emang dari kecil dia udah sakit-sakitan terus. Kayak batuk, pilek, sama demam. Cuma nggak deteksi dari kecil mungkin ya, cuman berobat-berobat gitu aja,” ucap Siti.

Titik balik terjadi saat anaknya berusia 11 tahun. Wajah dan matanya tampak membengkak, disertai kondisi tubuh yang pucat. Gejala itu menjadi awal terungkapnya penyakit ginjal yang diderita.

“Nah, ketahuannya pas udah 11 tahun itu bengkak-bengkak. Matanya bengkak sama mukanya kayak beda gitu, kayak pucet gitu ya,” katanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger 11 Juta Peserta BPJS PBI Nonaktif, Pengidap Penyakit Kronis Tak Bisa Berobat

57 tahun lalu

Mensos Ungkap BPJS PBI Tak Tepat Sasaran, 54 Juta Warga Miskin Belum Tercover

57 tahun lalu

Mensos Reaktivasi 106.000 Peserta BPJS PBI Pengidap Sakit Kronis

57 tahun lalu

Pemerintah Jamin Peserta BPJS PBI Tetap Dapat Layanan Kesehatan di Tengah Pemutakhiran Data

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal