Kasus Penyekapan Sadis, Veronica Tan Soroti Kekerasan dalam Pacaran Sering Dianggap Tabu Dibicarakan

Ravie Wardani
Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan berinisial YTR di Bandung, Jawa Barat (dok. istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA), Veronica Tan menyoroti kasus kekerasan yang menimpa perempuan berinisial YTR (29) di Bandung, Jawa Barat. Dia mengecam keras aksi tersebut dan memastikan pemerintah hadir untuk melindungi korban.

"Kemen PPPA mengecam keras tindak kekerasan terhadap korban YTR. Penanganan kasus ini menjadi bukti pentingnya kolaborasi antarlembaga untuk memastikan korban mendapatkan keadilan," ujar Veronica, dikutip Kamis (25/6/2026).

Menurut Veronica, kekerasan dalam hubungan pacaran masih sering dianggap masalah pribadi atau tabu untuk dibicarakan. Padahal, banyak korban terjebak dalam lingkaran manipulasi, kontrol berlebih, hingga kekerasan fisik yang berujung trauma.

"Masyarakat harus sadar, kekerasan dalam bentuk apa pun dan dalam relasi apa pun tidak dapat ditoleransi. Jika sudah ada kekerasan, itu bukan lagi masalah pribadi, tapi tindakan hukum yang harus dipertanggungjawabkan," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua LPSK Sri Nurherwat mengungkapkan hingga pertengahan 2026 ini, angka permohonan perlindungan untuk kasus kekerasan dalam relasi intim, termasuk pacaran, mencapai angka 86 persen.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Korban Penyekapan Buta gegara Ulah Taufik Hidayat, Keluarga Tuntut Mata Dibalas Mata

57 tahun lalu

Taufik Hidayat Penyekap Sadis Perempuan di Bandung Ditangkap, Anggota DPR: Layak Dikebiri

57 tahun lalu

Menkes Jamin Perempuan Korban Penyekapan Sadis Taufik Hidayat Dapat Perawatan Optimal

57 tahun lalu

Soroti Penyekapan Sadis di Bandung, Komnas HAM: Perempuan Masih Rentan Alami Kekerasan

57 tahun lalu

Hotman Paris Galang Dana Rp670 Juta untuk Korban Penyekapan, Ketuk Kliennya hingga Presiden Prabowo Ikut Partisipasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal