Jusuf Kalla, Makna Syahid, dan Pentingnya Menjaga Narasi Perdamaian

Tim iNews.id
Ketua Umum Pertama Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia Febrian Amanda, SHi. (Dok. Pribadi)

Makna syahid dalam Islam adalah kemuliaan bagi mereka yang wafat dalam kebenaran, mempertahankan jiwa, agama, kehormatan, dan keselamatan manusia dengan niat yang lurus di jalan Allah, bukan karena kebencian identitas.

Justru Alquran sangat tegas dalam menolak pembunuhan.

“Barangsiapa membunuh satu jiwa tanpa alasan yang benar, maka seakan-akan dia telah membunuh seluruh manusia.”
(QS. Al-Ma’idah: 32)

Lebih jauh, Alquran juga menegaskan orientasi damai:

“Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya.”
(QS. Al-Anfal: 61)

Ayat ini menegaskan bahwa kecenderungan Islam adalah merangkul perdamaian ketika peluang damai terbuka. Inilah wajah Islam yang sesungguhnya: agama rahmah, agama yang memuliakan kehidupan, dan agama yang memerintahkan penyelamatan manusia.

Karena itu, ketika Pak JK menyebut persepsi sebagian pihak yang bertikai mengenai mati atau mematikan sebagai syahid, beliau tidak sedang menetapkan definisi teologis Islam. Beliau sedang menggambarkan cara berpikir para pihak yang saat itu terseret konflik komunal, sebuah realitas sosial yang memang pernah terjadi dalam sejarah bangsa kita.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nah, Tak Ada Agenda Trump Teken Kesepakatan Damai dengan Iran Hari Ini

57 tahun lalu

Ini Isi Perjanjian Damai AS-Iran yang Diklaim Trump, Tak Ada Ganti Rugi Perang

57 tahun lalu

Trump: Hubungan AS-Iran Akan Jauh Lebih Baik

57 tahun lalu

Trump: Uranium Iran Akan Dimusnahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal