JK Buka Peluang Tempuh Jalur Hukum usai Dituding Menista Agama

Rizky Agustian
Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK). (Foto: Ari Sandita Murti)

"Banyak masyarakat yang mau (melaporkan tudingan penistaan agama) karena tersinggung, bukan saya yang mau ambil, masyarakat yang mau mengadukan. Saya diam aja. Tapi masyarakat tidak bisa ditahan kalau dia mau. Sudah puluhan organisasi Islam akan adukan semuanya, terserah mereka," tutur dia.

Kendati demikian, dia mendoakan Tuhan mengampuni pihak-pihak yang menuding dirinya menista agama.

"Saya sendiri mudah-mudahan Tuhan memaafkan dia. Mengampuni. Bukan maaf," ucap JK.

JK menegaskan menggunakan diksi mati syahid yang berujung polemik itu karena berceramah di Masjid UGM. Dia menegaskan memilih istilah mati syahid karena berceramah di hadapan jemaah masjid.

"Kalau syahid mati karena membela agama, martir juga begitu mati karena membela agama. Jadi hanya istilah saja, saya di masjid maka saya pakai kata syahid karena kalau saya pakai kata martir jemaah tidak tahu," kata JK.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

JK: Kasih Tahu Semua Termul Itu, Jokowi Jadi Presiden karena Saya

Nasional
12 jam lalu

JK soal Polemik Mati Syahid: Saya Ceramah di Masjid, Istilah Martir Jemaah Tak Tahu

Nasional
12 jam lalu

Kesatuan Aksi Pemuda Kristen: JK Tak Bermaksud Provokasi saat Ceramah di UGM

Nasional
13 jam lalu

JK Buka Suara usai Dilaporkan: Fitnah Lebih Kejam dari Pembunuhan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal