JK Bandingkan Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus dengan Novel Baswedan, Minta Polisi Bertindak

Achmad Al Fiqri
Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) (foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) prihatin dan menyayangkan terjadinya teror penyiraman air keras kepada Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus. Dia pun meminta polisi bertindak mengusut kasus ini.

"Tentu kita pertama prihatin dan sayangkan terjadi, dengan harapan polisi betul-betul (mengusut)," ujar JK di kediamannya, Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Sabtu (14/3/2026).

Apalagi, kata JK, teror serupa pernah dialami mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Dia menduga, teror ini ada kaitannya dengan kegiatan korban.

"Setelah KPK dulu, siapa namanya si, Novel Baswedan itu, ini lagi, (aktivis KontraS) kena lagi. Berarti ada kelompok atau siapa itu kita tidak tahu," ujar JK.

JK menilai, kasus ini harus dilihat secara jernih agar tidak menimbulkan spekulasi liar. Untuk itu, polisi harus bergerak cepat dalam mengungkap kasus ini.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bareskrim Limpahkan Laporan terhadap Abu Janda-Grace Natalie terkait Ceramah JK ke Polda Metro

57 tahun lalu

4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding

57 tahun lalu

KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus: Sudah Bisa Makan dan Mandi

57 tahun lalu

Pertemuan Prabowo - Jusuf Kalla di Istana: Bahas Energi Hijau & Target Ekonomi 8%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal