Novel Baswedan: Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS Terorganisir, Pelajari Korban Berhari-hari

Ari Sandita Murti
Mantan penyidik KPK, Novel Baswedan (kanan) bersama mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan (foto: Ari Sandita)

JAKARTA, iNews.id - Mantan penyidik KPK, Novel Baswedan menduga, pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus sudah terorganisir. Bahkan, pelaku diduga telah melakukan profiling atau mempelajari korban terlebih dahulu sebelum menyiramnya dengan air keras.

"Sehingga saya menduga, sebelum melakukan tindakan mereka pasti ada kayak briefing lah begitu ya. Jadi seterorganisir seperti itulah pelakunya ini," ujarnya di Jakarta, Sabtu (14/3/2026).

Novel telah melihat rekaman CCTV penyiraman air keras terhadap Andrie. Dia melihat pelaku bukan satu orang saja, tapi berkelompok.

"Dari CCTV paling tidak, itu menggambarkan pelaku itu bukan satu saja, itu mereka berkelompok dan melakukannya seperti sangat terorganisir," kata Novel.

"Pastinya kalau polanya seperti itu, untuk menyerang pastinya sudah mengikuti, mempelajari dan banyak hal yang dilakukan. Ini yang menunjukkan bahwa pelakunya terorganisir," lanjutnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding

57 tahun lalu

KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus: Sudah Bisa Makan dan Mandi

57 tahun lalu

4 TNI Penyerang Andrie Yunus Divonis 1,5 hingga 3 Tahun, Yusril: Tak Ada Tempat bagi Aparat Pelanggar Hukum

57 tahun lalu

Vonis Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS! 4 Prajurit TNI Dihukum 1,5-3 Tahun Penjara, 2 Dipecat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal