"Jadi perlu kita lihat seperti itu, siapa yang dirugikan. Ada juga, kita tahu ada anak-anak SMA yang hobinya hanya sekadar usil, iseng, untuk mengirim (serangan) begitu. Kita tidak tahu ini. Jadi tinggal polisi yang harus aktif untuk melihat itu," kata JK.
Sebelumnya, Andrie disiram air keras oleh dua orang tak dikenal setelah melakukan perekaman siniar (podcast) di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI) bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia".
Akibat penyiraman air keras ini, Andrie mengalami luka serius di sekujur tubuh terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata. Dari hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24 persen.