Heboh Ponpes Al Zaytun, Partai Perindo: Segera Disikapi agar Tak Timbulkan Keresahan

Nur Khabibi
Ketua Bidang Keagamaan DPP Partai Perindo Abdul Khaliq Ahmad menyatakan perlu ada penanganan segera atas hebohnya Ponpes Al Zaytun. (Foto: Perindo)

JAKARTA, iNews.id - Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun menjadi perhatian publik lantaran diduga memperbolehkan santrinya berzina asalkan ada uang untuk menebus dosa sebesar Rp2 juta. Tidak hanya itu, pesantren itu juga heboh dengan salam Yahudi.

Merespons hal tersebut, Ketua Bidang Keagamaan DPP Partai Perindo Abdul Khaliq Ahmad menyatakan perlu ada penanganan segera guna menghindari kegaduhan di masyarakat.

"Perlu segera disikapi ajaran dan praktik keagamaan yang ada di Pesantren Al Zaytun agar tidak menimbulkan keresahan di lingkungan umat Islam yang pada akhirnya akan menggangu kerukunan dan kedamaian umat beragama," kata Khaliq, Jumat (9/6/2023).

Abdul Khaliq Ahmad yang merupakan bacaleg DPR RI dari Partai Perindo Dapil Jawa Barat II (Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat) itu menjelaskan pihak yang paling kompeten untuk melakukan penindakan yakni Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Menurutnya, dua lembaga tersebut yang paling dekat urusannya dengan ajaran yang berada di pesantren.

"Lembaga yang paling kompeten untuk meneliti apakah terjadi penyimpangan dan penyesatan dari praktik-praktik keagamaan yang ada di pesantren Al Zaytun tentu MUI dan kemudian Kemenag sebagai lembaga negara yang bertugas untuk melakukan pembinaan dan pengembangan kelembagaan umat beragama," ujar Khaliq.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
20 jam lalu

Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Pembahasan Revisi UU Pemilu Libatkan Parpol Nonparlemen

1 hari lalu

Revisi UU Pemilu, GKSR Dorong Ambang Batas Parlemen Turun Jadi 1 Persen

1 hari lalu

43 Desa di Maluku Utara Belum Berlistrik, Partai Perindo Dukung Target Elektrifikasi pada 2027

2 hari lalu

KPU Kaji E-Voting, Partai Perindo Ingatkan Kesiapan Sistem Jadi Penentu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal