"Kami sampai hari ini kan masih mempersiapkan langkah-langkah dan terus melakukan pemantauan proaktif untuk memberi perhatian secara lebih khusus untuk kasus Puncak ini," katanya.
Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Saurlin Siagian, menyampaikan proses penyelidikan masih berjalan dan belum menghasilkan kesimpulan akhir.
Dia menegaskan belum dapat dipastikan siapa pihak yang bertanggung jawab dalam insiden tersebut, termasuk dugaan pelanggaran HAM yang terjadi.
"Kita harus mengimbangi duka yang luar biasa meninggalnya 15 orang di sana, ada anak-anak, ada perempuan dan oleh karena itu ini menjadi atensi luar biasa kami," ucapnya.
Sementara itu, Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menyatakan bahwa pelaku penyerangan sebenarnya telah diketahui oleh masyarakat setempat. Menurut dia, peristiwa tersebut terjadi pada siang hari sehingga banyak saksi yang melihat langsung kejadian tersebut.