Duh! 600.000 Penerima Bansos Keciduk Pakai Uang untuk Main Judol

Danandaya Arya Putra
Ilustrasi 600.000 penerima bansos keciduk ketahuan main judol. (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan bahwa ada 600.000 penerima Bantuan Sosial (Bansos) yang terindikasi bermain judi online (judol). Padahal, bantuan itu diharapkan bisa membantu ekonomi masyarakat.

Yusril menjelaskan bahwa uang yang diberikan disalahgunakan dengan menggunakannya sebagai deposit bermain judol.

"Kementerian sosial juga sudah mengetahui berkat kerja sama dengan PPATK lebih daripada 600.000 penerima bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah itu dijadikan modal untuk melakukan judi online," kata Yusril saat ditemui di Kantor PPATK, Jakarta, Selasa (4/11/2025).

Tak cuma itu, kata Yusril, pemerintah juga mengendus bantuan yang diberikan kepada pelajar disalahgunakan untuk bermain judol. 

"Bahkan, pemerintah itu sudah mendeteksi sejumlah bantuan beasiswa kepada pelajar-pelajar dan mahasiswa kita juga digunakan untuk judi online," ucapnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
8 menit lalu

Polri Ungkap Peran WNI di Sindikat Judol Internasional: Jadi Customer Service

Nasional
1 jam lalu

Potret 320 WNA Sindikat Judol di Hayam Wuruk Digiring ke Imigrasi

Nasional
22 jam lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Ternyata Kelola 75 Situs, Bisa Kelabui Pemblokiran

Nasional
1 hari lalu

Terkuak! Markas Judol di Hayam Wuruk Sudah Beroperasi 2 Bulan, Sewa Kantor buat Setahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal