JAKARTA, iNews.id - Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook, Ibrahim Arief (Ibam) menegaskan dirinya bukan kroni dari mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim. Dia juga membantah tuduhan mengenal Nadiem sejak lama jauh sebelum pengadaan.
"Saya dibilang saya adalah seorang kroni dari Nadiem Makarim. Seakan-akan saya sudah kenal dia dari lama dari dunia startup. Itu adalah salah besar. Saya dan Nadiem nggak pernah kenal," ujar Ibrahim kepada wartawan dikutip, Rabu (22/4/2026).
Ia pun mengungkapkan komunikasi perdana dengan Nadiem terjadi pada 15 Januari 2020 usai mantan Bos Gojek itu didapuk menjadi Mendikbudristek. Komunikasi melalui pesan singkat WhastApp (WA) itu bahkan ia tampilkan.
"Saya akan tunjukkan di sini, ini adalah chat WhatsApp saya pertama kali dengan Nadiem Anwar Makarim. Ini chat WA 15 Januari 2020 setelah Nadiem menjadi Menteri. Bukan yang narasi kroni-kroni itu, bukan," imbuh Ibam.
Dalam percakapan itu, Ibam menegaskan tidak ada pembahasan mengenai pengadaan Chromebook. Sebaliknya, Nadiem justru baru menawarkan mengajak dirinya bergabung dan melakukan perubahan terhadap pendidikan anak-anak.