Didampingi Hotman Paris, Korban Pencabulan Pendiri Ponpes Pati Minta Pelaku Dihukum Berat

Yuwantoro Winduajie
Korban pencabulan pendiri ponpes di Pati mengadu ke Hotman Paris. (Foto: Yuwantoro Winduajie)

“Saya di situ melihat banyak generasi atau anak-anak jadi korban. Itulah yang mulai dari niat saya untuk membuka laporan di Polres. Karena kalau dibiarkan itu mungkin saja banyak sekali jadi korban oleh oknum tadi,” katanya.

Ayah korban juga mengaku menghadapi keterbatasan ekonomi selama memperjuangkan kasus tersebut. Bahkan ia harus berutang untuk biaya mencari bantuan hukum dan dukungan moral.

“Saya memang orang tidak punya Pak, nggak ada uang. Saya sampai ke sana kemari cari bantuan siapa yang mau bantu dari segi moral atau finansial,” ujarnya.

Diketahui, pelarian Kiai Ashari, tersangka kasus dugaan pencabulan puluhan santriwati di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, akhirnya berakhir. Polisi menangkap Ashari di Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis dini hari (7/5/2026).

Ashari sebelumnya masuk daftar pencarian orang (DPO) atau menjadi buron setelah tidak memenuhi panggilan pemeriksaan terkait kasus dugaan pencabulan terhadap sejumlah santriwati di pesantren yang diasuhnya. Selama pelariannya sejak 4 Mei 2026, 

Ashari disebut berpindah-pindah lokasi untuk menghindari kejaran aparat kepolisian. Dia diduga sempat bergerak dari sejumlah wilayah di Jawa Tengah, Jawa Barat hingga Jakarta sebelum akhirnya berhasil ditangkap.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Dampingi Korban Pencabulan Oknum Kiai, Hotman Paris Sentil Polres Pati

Jateng
4 hari lalu

Terungkap! Ayah Korban Pencabulan Oknum Kiai di Pati Sudah Lapor Polisi Sejak 2024

Jateng
4 hari lalu

Tampang Oknum Kiai Tersangka Pencabulan Santriwati di Pati, Sudah 10 Kali Beraksi

Nasional
4 hari lalu

Tegas! Kemenag Tutup Ponpes di Pati usai Pendiri Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal