Dharma Pongrekun: Revolusi Industri 4.0 Adalah Rekayasa Kehidupan

Irfan Ma'ruf
Wakil Kepada Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Komjen Pol Dharma Pongrekun saat menjadi pembicara dalam seminar bertema "Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan Dalam Menghadapi Revolusi 4.0" di UIN Syarief Hidayatullah, Senin, 16 September 2019. (Foto:

Menurut Dharma, sekarang ini sarana TIK yang begitu masif dipakai manusia sehari-hari adalah smartphone. Alat ini memang didesain menyajikan kecepatan dan kemudahan sehingga diterima manusia secara luas.

Secara natural, manusia memang menyukai hal yang praktis sehingga alat ini diterima secara masif. Namun, di dalam alat disisipi aplikasi-aplikasi yang memiliki roh kemewahan, roh pornografi dan roh candu.

Wajar jika kemudian, alat ini membuat manusia bisa asyik berjam-jam, sampai lupa waktu salat. Padahal manusia bisa hidup karena roh dari Tuhan. Nah roh itulah yang coba diganggu melalui smartphone. "Dunia nyata Allah yang punya. Dunia maya, Allah yang punya juga," ujarnya.

Dharma menuturkan, pada akhirnya life engineering dengan mindset manipulation ini akan menghasilkan suatu pemahaman ateis - pada diri manusia. Di Eropa sudah banyak yang menjadi ateis dan scientolgy.

Negara-negara yang masih berdiri di atas Ketuhanan, seperti Indonesia, menurut dia, akan dihantam ekonomi oleh globalisasi karena mereka punya uang dan punya pasukan di mana-mana. "Yang dihantam center of gravity-nya yaitu ideologi bangsa," katanya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dharma Pongrekun Minta MK Tinjau Ulang UU Kesehatan, Kedaulatan Bangsa Jadi Alasannya!

57 tahun lalu

Kemenkes Buka Suara soal Uji Materiil UU Kesehatan yang Digugat Dharma Pongrekun

57 tahun lalu

Dharma Pongrekun Ajukan Uji Materi UU Kesehatan ke MK, Soroti Pasal KLB dan Ancaman Pidana

57 tahun lalu

Pandji Pragiwaksono Disomasi Jubir Dharma Pongrekun, Dituding Olok-Olok Pemilih Pilkada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal