JAKARTA, iNews.id – Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie telah pergi menghadap Sang Pencipta. Namun, kenangan tentang sosok dan keteladannya hidup dalam benak masyarakat Indonesia.
Presiden Joko Widodo menyebut BJ Habibie sebagai negarawan sejati. Mantan menteri negara riset dan teknologi itu selalu mengingatkan bahwa ilmu pengetahuan, iman dan takwa harus menyatu, tidak bisa dipisahkan.
”Selamat jalan Mr Crack, selamat jalan Sang Pionir. Kami akan selalu ingat pesanmu, jangan terlalu banya diskusi, jangan cengeng, tapi terjunkan diri ke proses nilai tambah secara konsisten, pasti Indonesia akan terkemuka di Asia Tenggara dan di dunia," ujar Jokowi saat memimpin upacara pemakaman BJ Habibie di TMPN Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).” kata Jokowi.
BJ Habibie wafat di RSPAD pada Rabu (11/9/2019) petang pukul 18.05 WIB. Mantan Kepala BPPT itu sebelumnya dirawat karena usia menua. Habibie berpulang dalam usia 83 tahun.
Kenangan tentang Habibie tidak hanya lekat dalam hati keluarga, sahabat, kolega maupun masyarakat Indonesia, namun akan selalu abadi. Sepak terjang ilmuwan jenius penemu teori keretakan pesawat itu telah terpatri dalam berbagai buku.