Para terdakwa langsung menyusun strategi untuk melakukan penyiraman air keras kepada Andrie Yunus.
"Selanjutnya Terdakwa 3 membagi tugas Terdakwa 1 dan Terdakwa 2 mencari Saudara Andrie Yunus ke kantor KontraS, sedangkan Terdakwa 3 dan Terdakwa 4 mencari ke YLBHI," ucapnya.
Pada Kamis (12/4/2026) sekitar pukul 16.30 WIB, para terdakwa berangkat bersama-sama untuk melancarkan aksi penyiraman ini. Lettu Budhi Hariyanto Widhi Cahyono saat itu bergegas ke bengkel mobil Denma BAIS TNI untuk mengambil cairan yang akan digunakan untuk menyiram Andrie.
"Sesampainya di bengkel Terdakwa 2 mengambil aki bekas yang berada di pojokan depan toilet atau kamar mandi. Lalu menuangkan air aki dan cairan pembersih karat yang berada di dalam lemari besi yang tidak dikunci," ucapnya.
"Kemudian terdakwa mencampur kedua cairan tersebut ke dalam gelas tumbler warna ungu dengan tutup warna hitam yang Terdakwa 2 bawa dari kamar, selanjutnya Terdakwa 2 membungkus tumbler tersebut ke plastik kresek warna hitam dan menggantungnya di sepeda motor bagian depan," sambungnya.