“Selamat siang anak-anak, kita melanjutkan materi tentang Hukum Pascal yaa,” Bu Witri memulai pelajaran seperti biasa.
Sepuluh menit pertama masih baik-baik saja, tapi menit berikutnya mulai muncul bibit-bibit kegaduhan. Hasan dan Ridwan yang duduk dua bangku di belakangku mulai berbincang sambil mengibas-ngibaskan bukunya. Lalu satu persatu murid lain mulai bolak-balik WC dan kelas. Hal tersebut ternyata disadari oleh Bu Witri.
“Kalian ini nggak siap belajar, ya?”
Sontak semua orang di kelas pun diam. Tiara dan Ria yang tadinya mau izin ke WC pun tidak jadi keluar kelas.
“Materi kita masih banyak, Ibu ngajar bukan buat kepentingan ibu. Tapi buat kalian,”
“Tapi kita lagi nggak fokus belajar, Bu. AC nya mati panas banget.” Hasan yang ceplas ceplos berani menimpali omongan Bu Witri.