Victor menjelaskan, pelaku menggunakan pipa besi atau alat suntik yang telah dimodifikasi untuk memindahkan gas dari tabung 3 kilogram ke tabung kosong berukuran lebih besar.
“Modus operandi yang dilakukan oleh para tersangka adalah dengan cara memindahkan isi gas LPG ukuran 3 kilo yang subsidi ke tabung gas LPG kosong ukuran 12 kilo nonsubsidi, ke tabung gas LPG kosong ukuran 50 kilo nonsubsidi dengan menggunakan pipa besi atau alat suntik,” jelasnya.
Agar proses pemindahan berjalan lancar, pelaku juga menggunakan es batu untuk mendinginkan tabung tujuan.
“Tabung LPG kosong ukuran 12 kilo non-subsidi ini dijejerkan, kemudian diberikan es batu agar suhu menjadi dingin dan dipindahkan langsung,” kata Victor.
Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan 11 tersangka dengan berbagai peran, mulai dari pemilik sekaligus dokter atau juru suntik, operator pemindahan gas, hingga sopir dan kernet distribusi.