Sosok Arbel Yehud, Sandera Israel yang Jadi Momok Kelanjutan Gencatan Senjata Gaza

Anton Suhartono
Arbel Yehud, perempuan Israel yang disandera di Gaza, menjadi sorotan di tengah gencatan senjata (Foto: Bring Them Home)

TEL AVIV, iNews.id - Sosok Arbel Yehud, perempuan Israel yang disandera Hamas di Jalur Gaza, menjadi sorotan di tengah gencatan senjata Israel-Hamas. Dia diyakini sebagai perempuan sipil terakhir yang masih disandera di Gaza.

Israel mendesak Hamas untuk membebaskan Arbel sesegera mungkin. Sebagai imbalannya, Israel mengizinkan warga Gaza yang mengungsi ke selatan kembali ke rumah-rumah mereka di utara.

Tak heran jika Arbel menjadi pusat perhatian, bahkan sebagai ujian yang bisa mengancam keberlangsungan kesepakatan gencatan senjata Israel-Hamas.

Sosok Arbel Yehud

Arbel merupakan perempuan asal Nir Oz, sebuah desa di selatan Israel yang berbatasan dengan Gaza. Dia diculik dari rumahnya saat serangan lintas batas Hamas pada 7 Oktober 2023. Saat itu usianya 28 tahun.

Forum Sandera dan Keluarga Hilang, organisasi akar rumput yang mengadvokasi pembebasan para sandera Israel menjelaskan, Arbel bisa dibilang sebagai tokoh masyarakat di lingkungannya. Dia adalah anggota generasi ketiga dari keluarganya. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

10.000 Lebih Jenazah Warga Gaza Masih Terkubur di Reruntuhan, Terancam Tak Bisa Diidentifikasi

57 tahun lalu

Israel Gempur Lebanon Bikin Iran Murka, Trump: Seharusnya Tak Terjadi

57 tahun lalu

Iran Pertanyakan Kesepakatan Damai dengan AS usai Israel Serang Lebanon Lagi

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal