Mesir dan Yordania Tolak Usulan Trump Relokasi Warga Gaza: Upaya Pembersihan!

Anton Suhartono
Mesir dan Yordania menolak mentah-mentah rencana Donald Trump merelokasi warga Jalur Gaza (Foto: AP)

KAIRO, iNews.id - Mesir dan Yordania menolak mentah-mentah rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk merelokasi warga Jalur Gaza ke luar wilayah itu. Trump sebelumnya mengungkap Mesir sebagai salah satu tujuan relokasi.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Mesir menegaskan tak bisa menerima segala upaya untuk memindahkan warga Palestina di Gaza ke negaranya untuk sementara maupun jangka panjang.

Alasannya, warga Gaza berhak atas wilayah mereka sehingga tak bisa menerima pemindahan apa pun.

"(Mesir) Tidak bisa menerima segala pelanggaran hak (warga Palestina), baik melalui permukiman, pendudukan, atau pengusiran warga Palestina dari tanah mereka untuk sementara maupun jangka panjang," bunyi pernyataan Kemlu Mesir, seperti dikutip dari Sputnik, Senin (27/1/2025).

Penolakan atas rencana relokasi juga disampaikan Yordania. Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi menyebut rencana itu sebagai upaya untuk membersihkan Gaza yang harus ditolak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

FIFA Bayar Penuh Omar Artan, Wasit Piala Dunia 2026 asal Somalia yang Diusir dari AS

57 tahun lalu

Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Disahkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB

57 tahun lalu

AS-Iran Setujui Naskah Kesepakatan Damai, MoU Diteken 19 Juni

57 tahun lalu

10.000 Lebih Jenazah Warga Gaza Masih Terkubur di Reruntuhan, Terancam Tak Bisa Diidentifikasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal