Sekjen PBB: Pandemi Corona Picu Tsunami Kebencian dan Xenofobia secara Global

Ahmad Islamy Jamil
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. (Foto: AFP)

“Wartawan, pengungkap kasus, profesional kesehatan, relawan, dan pembela hak asasi manusia juga menjadi sasaran (kebencian) hanya karena menjalankan pekerjaan mereka,” kata Guterres.

Karena itu, sekjen PBB mengimbau seluruh negara untuk berupaya habis-habisan mengakhiri pidato kebencian secara global. Dia juga meminta kepada para pemerintah untuk menggencarkan edukasi literasi digital kepada kaum muda lewat berbagai lembaga pendidikan. Pasalnya, kaum muda menurut Guterres adalah kelompok pendengar yang labil.

“Media, terutama perusahaan media sosial, untuk berbuat lebih banyak menandai dan menghapus konten-konten rasial, misoginis, dan konten berbahaya lainnya,” tuturnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
22 jam lalu

Trump Dilaporkan Dukung Presiden FIFA Infantino Jadi Sekjen PBB, Gantikan Guterres

2 hari lalu

Prabowo Bangga Rumah Pendidikan Raih Juara PBB: Digitalisasi Kita Diakui Dunia

17 hari lalu

Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir Batal Ikuti Pertemuan di Markas PBB New York, Takut Ditangkap?

22 hari lalu

Kemendagri Raih Penghargaan PBB, Inovasi Sistem Keuangan Desa Diakui Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal