Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Melalui Musik, Lagu Ayo Mandi Jadi Cara Baru Mengenalkan Pentingnya Kebersihan sejak Kecil
Advertisement . Scroll to see content

Saddam Permana Bongkar Perjuangan Lawan Pembullyan, Depresi Mayor hingga Disorder

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:23:00 WIB
Saddam Permana Bongkar Perjuangan Lawan Pembullyan, Depresi Mayor hingga Disorder
Dalam episode terbaru Bongkar bersama Azia Riza, Saddam Aziz membuka sisi paling personal yang selama ini jarang diketahui publik. (Foto: SMN/Azia Riza)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Siapa sangka, di balik sosoknya yang dikenal cerdas, dan kerap membahas berbagai isu hukum, ternyata Saddam Permana menyimpan kisah hidup yang jauh dari kata mudah. Dalam episode terbaru Bongkar bersama Azia Riza, Saddam membuka sisi paling personal yang selama ini jarang diketahui publik. Pengakuannya bahkan membuat Azia Riza tak kuasa menahan air mata.

Dalam perbincangan tersebut, Saddam mengungkap bahwa dirinya didiagnosis mengalami depresi mayor dan memiliki kondisi Tic, yaitu Gerakan tubuh yang muncul secara tidak sadar. Dia bahkan memperlihatkan secara langsung bagaimana tic tersebut muncul ketika dirinya tidak mampu mengontrol fokus. 

Menurutnya, selama ini berusaha melatih konsentrasi dan emosi agar gejalanya tidak sering terlihat saat beraktivitas di depan publik.

Tak hanya itu, Saddam juga menceritakan depresi yang dialaminya berakar dari pengalaman masa kecil. la mengaku sering dibully, memilih memendam perasaan sendiri, hingga akhirnya tekanan tersebut menjadi "bom waktu". 

Meski begitu, dia tidak ingin menjadikan kondisi tersebut sebagai alasan untuk berhenti berkembang. Justru pengalaman itulah yang membuatnya belajar lebih berempati kepada banyak orang.

Namun di balik pencapaiannya, dia sempat mengalami kisah cinta yang cukup membekas. Dengan santai dia mengungkap pernah menyatakan perasaan kepada perempuan yang sama sebanyak dua kali, tetapi keduanya berakhir dengan penolakan. Alasan yang dia terima pun terdengar klasik, yakni sang perempuan tidak ingin kehilangan dirinya sebagai teman.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut